Tampilkan postingan dengan label Android. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Android. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Maret 2011

Review AHA Touch, Android Lengkap dan Murah




 AHA Touch


BESARNYA potensi pasar ponsel Android di Indonesia tidak disia-siakan begitu saja oleh Bakrie Connectivity. Mereka menggebrak pasar dengan meluncurkan AHA Touch, ponsel Android dengan fitur lengkap dan harga ‘miring’ (Rp1,5 juta).

Sekilas, tampilan AHA Touch mungkin kalah menarik dibandingkan smartphone lain karena bentuknya yang sedikit lebih tebal. Namun meski terlihat sedikit tebal, AHA Touch ternyata cukup ringan dan nyaman untuk digenggam. Selain itu ponsel ini juga menawarkan warna casing yang menarik di kalangan anak muda yaitu hijau, biru, kuning, pink dan hitam.

Seperti namanya, AHA Touch mengusung teknologi layar sentuh. Dengan ukuran 2,8 inci, layar AHA Touch sedikit lebih kecil ketimbang ponsel-ponsel dengan layar sentuh. Meskipun memiliki resolusi yang memuaskan dengan 262 ribu warna, keypad yang kecil akan sedikit menyulitkan user untuk mengoperasikan ponsel.

AHA Touch hanya menyematkan satu tombol di bawah layar untuk mengaktifkan. Sementara, untuk akses Menu, Home, dan Back ditampilkan langsung di layar.

AHA Touch menggunakan sistem operasi Android 2.2 atau Froyo. Tentu saja, berbagai layanan Google seperti Google Search, Google Mail, dan Google Talk sudah tersedia dalam ponsel. Selain itu masih ada situs berbagi video terpopuler YouTube.

Jika anda penikmat YouTube, anda akan sangat puas dengan fitur YouTube yang dimiliki AHA Touch. Pasalnya anda bisa menikmati streaming berbagai video tanpa adanya buffering. Anda bisa mengakses situs ini berjam-jam dan tetap mendapatkan streaming video yang ‘mulus’ tanpa adanya gangguan buffer.

AHA Touch juga menawarkan fitur Android Market, yang menyediakan banyak sekali aplikasi gratis maupun berbayar untuk user. Untuk menikmati layanan ini, serta layanan Google lainnya, anda hanya tinggal mengakses akun Google anda, atau langsung membuatnya melalui ponsel jika memang belum memiliki akun.

Mengingat kebutuhan untuk jejaring sosial yang terus meningkat, AHA Touch juga menyediakan akses satu kali sign-in untuk Facebook dan Twitter. Jadi jika anda ingin membagi informasi yang anda dapatkan dari sebuah halaman web, anda bisa langsung men-share nya ke akun Facebook ataupun Twitter anda.

Seperti kebanyakan smartphone saat ini, AHA Touch juga dilengkapi koneksi wi-fi. Anda juga bisa mengaktifkan notifikasi yang akan memberitahu anda setiap kali mendapatkan koneksi wi-fi.

Yang membuat AHA Touch berbeda dari smartphone lainnya adalah ponsel ini juga bisa berfungsi sebagai hotspot portable bagi perangkat lainnya. Anda bisa menyediakan akses wi-fi ke satu hingga lima orang teman. Kecepatan internet yang dihasilkan dari AHA Touch pun terbilang sangat cepat, yakni mencapai 3,1Mbps. Tentu saja, semakin banyak teman yang memanfaatkan fitur hotspot anda, kecepatannya akan berkurang.

Fitur lain yang dimiliki AHA Touch adalah Radio FM, kamera 3,2 megapixel, browser, GPS, pemutar musik, informasi cuaca serta headline dari beberapa media ternama Amerika Serikat.

Satu hal yang cukup disayangkan adalah ketahanan batere yang cepat habis jika anda mengakses banyak aplikasi dengan koneksi internet. Anda setidaknya harus men-charge ulang batere ponsel anda satu kali setiap harinya. Namun, jika anda sering mengakses browser, anda mungkin harus men-charge hingga dua kali.

Selain itu, paket AHA Touch juga belum dilengkapi memory card. Memang, user bisa mencari memory card sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Namun, tentu saja itu membutuhkan effort tambahan dari user.

Meski demikian, secara keseluruhan, AHA Touch keluaran Bakrie Connectivity ini sangat memuaskan. Apalagi, dengan harga sangat terjangkau, peluang ponsel ini melakukan penetrasi ke pasar Indonesia tampaknya sangat besar.

Rabu, 29 September 2010

Setelah Ponsel, Samsung Tawarkan Tablet Android

Tablet Samsung dengan OS Android Froyo, menggabungkan fungsi telefoni, multimedia, dan akses internet.



Fokus Samsung Mobile untuk menjadi vendor pemasok perangkat Android semakin jelas saja. Setelah merilis tak kurang dari 23 ponsel Android dari berbagai seri dan harga, kali ini pabrikan ini memastikan sebuah tablet Android. Secara umum, Samsung Mobile memang paling siap.
Sebagai pemimpin industri semikonduktor, Samsung memang memiliki segalanya dan sangat terbuka mengembangkan berbagai perangkat mobile digital. Lahirnya Samsung Tablet P1000 yang merupakan bagian dari keluarga Galaxy adalah buktinya.

Inspirasinya boleh jadi dari iPad. Namun fungsinya justru melebihi iPad yang tak bisa untuk melakukan panggilan dan SMS. Galaxy P1000 dirilis untuk melakukan fungsi telefoni maupun akses internet, khususnya untuk mengoptimalkan fitur-fitur yang ditawarkan oleh Google. Bahkan untuk memberi pengayaan, Samsung pun mengembangkan toko aplikasi bernama Samsung Apps.

Seri P1000 sendiri berukuran lebih kecil dan ringan dibandingkan iPad. Hanya 19 x 12 cm saja, dengan ketebalan 1,2 cm. Dengan begitu cara membawanya pun lebih mudah ketimbang iPad.
Menggunakan layar berukuran 7 inci yang sarat dengan teknologi layar sentuh masa kini. Umpamanya saja sensor akselerometer untuk memindahkan tampilan dari portrait ke landscape dan sebaliknya, tambahan sensorsentuh yang lebih sensitif, sensor baru bernama three-axis gyro. UI TouchWiz yang menjadi teknologi standar perangkat touchscreen Samsung pun dipakai pula di seri ini. Sudah begitu, untuk menajamkan grafis pada layar resolusi 600 x 1024 pixel ini dikenakan sebuah PowerVR SGX540.

Serunya, OS Android yang dipakai telah memakai versi terbaru (Froyo). Sangat sesuai dengan banyak permintaan pengguna Android. Untuk menjaga performanya, Samsung menggandeng ARM untuk mengangsurkan prosesor Cortex-nya jenis A8 yang memiliki kecepatan komputasi hingga 1 GHz.
Untuk memberikan kebebasan tanpa syarat, tablet seberat 380 gram ini menyediakan akses jaringan dalam semua jenis, baik jaringan seluler HSDPA maupun Wi-fi. Tak perlu menggunakan SIM Card mikro untuk itu. Karena Samsung memang tak neko-neko, alias masih setia dengan kartu SIM ukuran biasa.

Dengan segala fungsi dan kinerjanya dimana sanggup melakukan multitasking (layarnya siap untuk multitouch), banyak yang berharap bahwa kelak para developer Android bisa lebih kreatif. Sebab, apalah artinya sebuah tablet, jika tak didukung oleh software yang menarik dan fungsional. Di sinilah iPad unggul berkat aplikasinya yang belum tertandingi.

Sumber : Kompas Tekno.com
 

Powered by FeedBurner

© Created by rarieut