Tampilkan postingan dengan label Sony Ericsson. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sony Ericsson. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 April 2011

Sony Ericsson Rilis Ponsel Walkman Android W8

Baru-baru ini, Sony Ericsson menambahkan jajaran ponsel Walkmannya, Sony Ericsson W8 – sebuah smartphone hiburan yang memperluas daya tarik dari rangkaian Walkman. Ponsel Walkman Sony Ericsson W8 ini memiliki fitur unggulan; user interface yang bisa disesuaikan untuk akses satu sentuhan menuju aplikasi favorit pengguna.

Kehebatan lainnya dari gadget ini adalah kemungkinan akses cepat dan mudah menuju playlist dan pemutar musik di aplikasi Walkman.

Sony yang memiliki sejarah kualitas musik yang handal, tidak lupa juga menyematkan stereo headset MH410, di ponsel seri Walkman pertama dari Sony Ericsson yang menggunakan platform Android 2.1.

Senin, 21 Maret 2011

Sony Ericsson Lepas “Xperia Arc” Dengan Sistem Pre-Order

Sony Ericsson Lepas “Xperia Arc” Dengan Sistem Pre-Order

Smartphone Android terbaru Sony Ericsson yakni Xperia Arc resmi hadir d Indonesia. Berbasis Android Gingerbread, ponsel cerdas ini membawa fitur andalan seperti layar Reality Display yang diklaim menampilkan gambar cemerlang.

Xperia Arc yang berbasis Android Gingerbread dijual dengan harga retail Rp 5,5 juta. Peminat bisa melakukan pre order sejak 16 maret sampai 8 april melalui Sony Ericsson Shop Flaghship Store di Senayan City, Jakarta.

“Sony Ericsson kini memang fokus ke Android. Dan Android Xperia ini punya kelebihan dibanding para kompetitor seperti desain menarik dan user interface yang mudah digunakan,” papar Djunaidi Satrio Head of Marketing SE Indonesia di Senayan City.

Penjualan pre order Xperia Arc yang menjadi ponsel andalan Sony Ericsson tahun ini, disertai bonus gratis paket data Telkomsel flash selama enam bulan. Selain itu ada diskon khusus bagi nasabah bank BNI.

Selain layar Reality Display yang berbasis Mobile Bravia, teknologi yang biasa ditemukan di televisi Sony, andalan lain ponsel ini adalah sensor Exmor R. Fitur itu diklaim dapat membuat kameranya yang berkekuatan 8 megapixel mengambil foto dengan baik meski dalam kondisi cahaya rendah.
Sumber : Detiknet

Sabtu, 25 Desember 2010

Sony Ericsson X12


Jika Anda penggandrung Sony Ericsson seri Xperia, mungkin sedang menunggu-nunggu kejutan apa yang dihadirkan pada Sony Ericsson X12. Ya, X12 atau dikenal dengan Anzu memang disebut-sebut sebagai suksesor Xperia X10.

Rumor tentang Anzu sempat beredar sekitar pekan lalu. Tapi, kini sejumlah fakta tentang 'senjata' andalan baru milik perusahaan joint venture Sony dan Ericsson itu berembus di pasar sebelum diumumkan secara resmi. Mau tahu?

Seperti yang diduga, Anzu mengadopsi Android 2.1 (Eclair) sebagai sistem operasi mobilenya. Namun, kabar yang santer beredar, produk tersebut akan menjalankan OS Android 2.2 (Froyo) ketika diluncurkan pada awal 2011. Sekitar akhir musim panas, Anzu diperkirakan sudah mendapat update OS Android 2.3 (Gingerbread).

Menilik spesifikasinya juga tak kalah menarik. Sony Ericsson Xperia X12 akan ditenagai prosesor Qualcomm MSM 7230 berkekuatan 800MHz. Layarnya LED WVGA-nya lebar, sekitar 4,3 inci, lengkap dengan teknologi multi-touch. Ponsel itu juga sudah mendukung akses Wi-Fi 80211n, port HDMI, dan jack audio standar 3,5mm.

Anzu kemungkinan muncul dengan ketebalan antara 8,7mm hingga 10,9mm dan dilengkapi baterai berdaya 1.500 mAh. Kameranya juga belum diketahui, bisa 12MP atau 8,1MP (sudah disisipkan teknologi Exmor R) dan video HD 720p.


Sumber : vivanews.com

Rabu, 27 Oktober 2010

SE LiveView, Layar Mungil untuk Android

Aksesoris ponsel berbasis Bluetooth berupa layar mungil dapat memudahkan pengguna ponsel

Produsen aksesoris Bluetooth untuk ponsel sekelas Jabra mulai ketar-ketir. Karena pengguna ponsel Android Sony Ericsson bisa jadi tak akan menggunakan produknya lagi. Mengapa?

Seperti diketahui, Sony Ericsson baru-baru ini mengumumkan kehadiran Sony Ericsson LiveView, sebuah aksesoris interaktif besutan Sony Ericsson untuk memberikan pengalaman baru dalam berponsel khusus pengguna ponsel Android.

Berbasis koneksi Bluetooth, LiveView tak sebatas bisa menelepon nirkabel tanpa mengeluarkan ponsel dari saku atau tas. Ia juga memungkinkan penggunanya untuk membaca SMS, melihat panggilan masuk, dan tetap terhubung dengan berita terbaru atau notifikasi dari Facebook dan Twitter.

"Sebuah ambisi kami untuk menjadi merek Communication Entertainment dan ini termasuk menjadi merek ponsel yang paling terbuka di pasaran," kata Djunadi Satrio, head of marketing Sony Ericsson Indonesia, Kamis 30 September 2010.

Melalui layar OLED berwarna sebesar 1,3 inci (128x128 piksel), pengguna juga dapat memilih track lagu dan mengatur volume suara. Produk ini juga dapat berfungsi sebagai pengingat kalendar, tampilan acara kalendar, dan aplikasi-aplikasi ponsel lainnya.

Sony Ericsson mungkin akan menjadi kompetitor serius Jabra. Perusahaan joint venture antara Sony dan Ericsson tahun 2001 itu berencana untuk mengembangkan produk ini untuk semua platform di samping Android.

"Kami akan terus mengembangkan aksesoris untuk memastikan bahwa kami memainkan peran penting dan merupakan penggagas utama dalam pasar dan inovatif dalam desain dan aksesoris yang menarik untuk semua platform, termasuk Android," ujar Djunadi.

Sejauh ini, Sony Ericsson LiveView telah kompatibel dengan sejumlah ponsel Sony Ericsson, termasuk Xperia X10, X10 Mini, dan X10 mini pro. Selain itu, ia juga mendukung ponsel-ponsel merek lain dengan platform Android 2.0 ke atas.

Aksesoris ponsel setebal 1,1cm dengan jangkauan Bluetooth 10 meter ini, baru akan tersedia di Indonesia pada kuartal keempat mendatang atau menjelang tutup tahun 2010. Ia tersedia hanya dengan satu pilihan warna, hitam. Sayang, belum diketahui banderol harga retailnya.

Sumber : VivaNews.com

Selasa, 26 Oktober 2010

Ponsel Walkman Layar Sentuh Pertama Dari Sony Ericsson

Sony Ericsson Yendo, ponsel Walkman layar sentuh pertama

 
Bagi penggemar ponsel walkman, Sony Ericsson menyiapkan kejutan bagi Anda. Ya, vendor joint venture antara Sony dan Ericsson itu akan menghadirkan Sony Ericsson Yendo ke Indonesia, ponsel Walkman dengan teknologi layar sentuh (full touch) pertama.

Jika sebelumnya pengguna dapat menikmati teknologi layar sentuh pada navigasinya, seperti play, pause, stop, rewind, dan fast-forward, kali ini teknologi tersebut diimplementasikan secara menyeluruh. Semua fitur dan isi di dalam Yendo bisa dijelajahi dengan dengan sentuhan jari.

Sony Ericsson tak menyematkan fitur mewah pada Yendo. Ponsel walkman ini hanya mengedepankan desain stylish dan kemampuan audionya. TrackID masih menjadi fitur jagoan ponsel Walkman, yang memudahkan konsumen untuk mengetahui judul dan nama artis sebuah lagu yang didengarkan melalui Internet.

Selain itu, Yendo juga tak lupa menawarkan aplikasi wajib, yakni Facebook, Twitter, serta Google Search. Tidak ada aplikasi YouTube mengingat akses datanya cukup terbatas untuk memutar video, yakni EDGE class 10 (236,8 Kbps) dan tanpa Wi-Fi.

Untuk performa, Yendo tak bisa disejajarkan dengan smartphone. Ponsel ini hanya memiliki prosesor 156 MHz, pas-pasan untuk menjepret dengan kamera 2MP (1600 x 1200 piksel), merekam video, memutar radio FM stereo, dan musik.

Jika tak ada halangan, Sony Ericsson Indonesia akan memasarkannya mulai November atau Desember mendatang. Belum diketahui secara pasti tentang jadwal peluncurannya.
Untuk harga, Sony Ericsson juga belum bersedia mengumumkan. Tetapi, jika diamati di beberapa website asing, ponsel yang muncul dengan 10 pilihan warna ini dibanderol dengan harga sekitar Rp1,2 juta. 

Berikut kilasan fitur serta spesifikasi Sony Ericsson Yendo:





Dimensi dan berat 9,3 x 5,2 x 1,5 cm
81 gram
Layar TFT capacitive touchscreen, 256K colors
Ukuran layar 240 x 320 piksel, 2,6 inci
Memori Belum diketahui (RAM)
5MB (internal)
microSD up to 16GB (kartu slot)
Konektivitas EDGE Class 10 (236,8 kbps)
Bluetooth v2.1
microUSB v2.0
Kamera 2 MP, 1600 x 1200 piksel
Video Ada
OS Symbian
Browser HTML
Radio Stereo FM
GPS Tidak ada
Fitur Java MIDP 2.0
Google search
TrackID music recognition
MP4/H.263 player
Walkman player
Shake control
SensMe
Facebook, Twitter apps
Voice memo
T9
Baterai Li-Po 970 mAh




 Sumber : VivaNews.com

Selasa, 19 Oktober 2010

Xperia X10 Hadir di Indonesia


Sony Ericsson baru saja meluncurkan Xperia X10, ponsel perdana Sony Ericsson yang mengabungkan grafik dengan kemampuan ponsel pintar. Xperia X10 juga menjadi petanda awal sebuah platform UX baru yang akan dikembangkan ke seluruh rangkaian produk Sony Ericsson ke depannya.

Platform UX menyertakan sistem operasi terbuka persembahan Sony Ericsson, menciptakan pengalaman unik bagi pengguna Sony Ericsson untuk mengadopsi software terbaru yang dikembangkan sendiri oleh konsumen.

Tak hanya itu saja, Soner juga membenamkan beragam aplikasi khas Sony Ericsson dan integrasi layanan media sosial dengan tampilan grafis yang menarik. Dengan aplikasi khas Sony Ericsson seperti Mediascape dan Timescape, Xperia X10 memudahkan konsumen mengatur ponsel dengan cara yang lebih intuitif.

Sony Ericsson Timescape mengatur seluruh komunikasi Anda dengan lawan bicara Anda di satu tempat. Konsumen akan lebih mudah dalam mengecek Facebook, MySpace, Twitter, foto, email dan teks semuanya secara bersamaan.

Sementara Sony Ericsson Mediascape adalah jalan pintas dalam mengakses musik, foto dan video yang Anda inginkan dari teman-teman atau bahkan artis favorit Anda. Aplikasi ini dapat mengakses konten dari manapun, termasuk YouTube dan PlayNow.

Menariknya, integrasi Mediascape dan Timescape akan secara otomatis membuat koneksi antara nama kontak, konten dan media. Misalnya, tombol Infinite yang memandu Anda untuk terkoneksi dengan dunia, dengan mengumpulkan semua interaksi dengan teman Anda dalam satu tampilan saja.

“Xperia X10 dan sejumlah rangkaian ponsel kami yang akan diluncurkan pada semester pertama 2010 menggarisbawahi komitmen kami dalam mendatangkan strategi multiplatform yang terbuka,” kata Djunadi Satrio, Head of Marketing Sony Ericsson Indonesia, pada keterangan yang VIVAnews kutip, 16 November 2009.

Xperia X10 mendukung jaringan GSM GPRS/EDGE 850/900/1800/1900, UMTS HSPA 900/1700/2100 dan UMTS HSPA 800/850/1900/2100.

Ponsel teranyar dari Sony Ericsson ini, dikatakan Djunadi, baru akan tersedia di Indonesia pada kuartal pertama 2010 dengan pilihan warna Sensuous Black dan Luster White.

Sumber : Viva News.com

Sony Ericsson Xperia X8 harganya dibawah 2 Juta dengan OS Android


Terus memperluas penetrasi Android di Tanah Air, Sony Ericsson baru-baru ini menambah jajaran ponselnya yang berbasis Android. Berbeda dengan Xperia X10 atau X10 mini, kali ini smartphone yang didatangkan lebih terjangkau dari sisi harga.

Produk itu adalah Xperia X8. Untuk sebuah ponsel Android, produk tersebut cukup terjangkau dengan banderol harga di bawah Rp2 juta, atau tepatnya Rp1,99 juta.

Sepintas Xperia X8 menyerupai bentuk Xperia X10 mini. Namun, secara fisik lebih besar dengan prinsip ada harga ada rupa. Dengan harga lebih murah, terdapat beberapa kelebihan Xperia X10 mini yang tidak dipunyai X8. Misalnya, kamera yang lebih baik dengan 5MP (2560 x 1920 piksel), ketimbang kamera 3,15MP (2048 x 1536 piksel) milik Xperia X8.

Selebihnya, kedua ponsel secara umum memiliki spesifikasi yang sama. Memiliki layar sentuh TFT kapasitif berukuran tiga inci, storage micro SD sebesar 2GB, dan kecepatan Internet 3G HSDPA serta akses Wi-Fi.

Selain murah, didukung dengan sejumlah aplikasi social media yang up-to-date serta 100 ribu pilihan aplikasi gratis di Android Market, Xperia X8, yang tersedia dengan warna putih dan putih abu-abu, siap menantang dominasi BlackBerry dan iPhone di pasar smartphone Indonesia. (art)

Berikut sekilas spesifikasi serta fitur Sony Ericsson Xperia X8:

Dimensi dan berat 9,9 x 5,4 x 1,5 cm
104 gram
Layar TFT capacitive touchscreen, 16M colors
Ukuran layar 320 x 480 piksel, 3 inci
Memori 168 MB (RAM)
128MB (storage internal)
microSD, up to 16GB (kartu slot)
Konektivitas 3G HSDPA
Wi-Fi 802.11 b/g
Bluetooth v2.1
microUSB v2.0
Kamera 3,15 MP, 2592 x 1944 piksel
Video Ada, VGA @ 30fps
OS Android OS v1.6 (Donut)
Browser HTML
Radio Stereo FM radio with RDS
GPS Ada, A-GPS support
Fitur Java
MP3/WAV/eAAC+/WMA player
MP4/H.263/H.264/WMV player
TrackID music recognition
Google Search, Maps, Gmail, Gtalk, YouTube™, Calendar
Facebook™ App
Twitter - Timescape™ integration
MegaBass™
PlayNow™
Baterai Li-ion 1200 mAh
5 jam 40 menit (talktime/3G)
476 jam (stand-by/3G)

 Sumber : VivaNews.Com

Sabtu, 02 Oktober 2010

Ponsel Ramah Lingkungan Murah Meriah



Isu lingkungan memang menjadi agenda tetap sejumlah vendor papan atas, khususnya dalam hal penggunaan material ramah lingkungan. Meskipun tak semua produk memakai material serupa. Namun, upaya untuk mengemas produk-produk seperti ini boleh diacungi jempol. Sony Ericsson, misalnya, yang mengampanyekan "GreenHeart". Pemakaian material plastik daur ulang yang lebih ramah terhadap lingkungan dikenakan. Seperti yang dipakai pada seri Sony Ericsson Cedar.
Meskipun memakai material khusus, tetapi harga yang dipatok hanya Rp 899.000. Ramah lingkungan juga diwujudkan dalam bentuk cat yang menggunakan media air, charger berkekuatan listrik yang rendah, juga kotak pembungkus yang lebih kecil untuk mengurangi pemakaian kertas.
Sementara itu, fungsi ponsel ini—meski desainnya terkesan seperti sebuah ponsel low end—berupaya untuk mengikuti kebutuhan konsumen yang tetap menjadi prioritas. Umpamanya tetap menghadirkan fitur jejaring sosial dan push e-mail. Demikian pula dengan jaringan yang dipakai, bukan sekadar GPRS, melainkan HSDPA. Bahkan, tugas ponsel ini bisa bertambah menjadi sebuah modem eksternal.
"Dengan fitur 3G HSDPA, jack 3,5 mm, dan port microUSB untuk koneksi mudah ke laptop Anda, Sony Ericsson Cedar memudahkan konsumen terhubung dengan komunitasnya, apakah untuk bekerja, bersenang-senang ataupun bermain," ujar Djunadi Satrio, Head of Marketing Sony Ericsson Indonesia.
Fitur lain yang bisa dianggap sebagai kelebihan adalah sebuah Widgets Manager 2.0. Fitur ini memberi peluang kepada pengguna untuk mengeset fitur ataupun aplikasi ke dalam widget sesuai keinginan. Sedangkan browser internetnya memakai Netfront 3.5

Sumber : Kompas.com
 

Powered by FeedBurner

© Created by rarieut